Selasa, 21 April 2020

Aku Seorang Anak Pertanian

Assalamu'alaikum wr.wb

Selamat pagi... teman-teman pembaca blog ini.
Dipagi yang sejuk ini dan di kamar kosan ku yang nyaman ini sulit untuk melewatkan begitu saja, jadi aku putuskan untuk berbagi cerita di blog ini.

Bagaimana kabarnya semua? semoga kalian diberi kesehatan oleh Allah SWT dan Stay At Home sebagai bentuk ikhtiar terbebas dari Covid-19 yaa... Tahun 2020 sekarang memang banyak tantangan yang harus di lalui, Terutama aku dan hidupku tapi lupakan kesedihannya let's have Fun.

Judul kali ini adalah Aku Seorang Anak Pertanian, Kenapa disebut anak pertanian? karena takdir ku saat menginjak dewasa memutuskan mengambil kuliah di jurusan pertanian. Aku hanya seorang anak yang berasal dari kampung di Sumatera Barat. Lingkunganku tidak jauh dari yang namanya pertanian. Pertanian di desaku lebih didominasi dengan persawahan, dulu aku begitu takjub dengan sawah yang terhampar luas di depan rumahku.

Awalnya aku ingin mengambil kuliah dengan jurusan lingkungan, sesuai dengan moto aku yaitu "Menyatu dengan Lingkungan", tanpa belajar yang serius hal itu sulit ku gapai. Pilihan lain yang berkaitan dengan lingkungan adalah pertanian. Awalnya aku tidak ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, tetapi melihat kondisi kedua orang tua ku yang hanya lulusan sekolah menengah atas karena berbagai faktor alasan. Aku memutuskan untuk kuliah sesuai harapan mereka, yaitu bisa menjadi lebih baik dari mereka berdua.

Itu alasan kuliah ku pada awalnya. Semuanya berubah setelah ada proses yang terjadi. Mulai diterima di perguruan tinggi sampai dengan semester akhir yang sedang aku jalani sekarang. Aku diterima di Universitas terbaik di Indonesia yaitu Universitas Padjadjaran di Bandung, tepatnya di kawasan Jatinangor. Aku diterima di Fakultas Pertanian dengan jurusan Agribisnis tahun 2016. Aku lolos seleksi SBMPTN yang kedua kalinya di pilihan ke-2. Bangganya orang tuaku saat mengetahui aku bisa kuliah dan merasakan yang namanya merantau.

Kenapa akhirnya aku memilih Agribisnis? Berdasarkan yang aku ulik-ulik di Internet, Agribisnis itu memiliki mata kuliah yang seimbang antara IPA dan IPSnya, kebetulan aku dulu di SMA merasa memiliki otak yang dominan untuk mempelajari IPS tapi aku lebih memilih mengambil jurusan IPA biar gaya, hehe (just kidding). Setelah berada di lingungan agribisnis KENYATAANNYA memang belajar tentang IPSnya pertanian. Maksud IPS disini berkaitan dengan ekonomi, sosial, akuntansi, manajemen tetapi membahasa tentang pertaniannya.

Bisa dikatakan dalam jurusan agribisnis 70% pelajaran dari IPS dan 30% dari IPA yang benar-benar mengajarkan budidaya pertanian dari awal hingga akhir. Tetapi buat kalian yang benar-benar menyukai IPA jangan takut ada jurusan yang bernama Agroteknologi 90% mengajarkan pertanian secara keseluruhan, ada penelitiannya, ada praktikumnya, ada kelahannya dan 10% belajar tentang Agribisnisnya.

Secara singkat Agribisnis bisa dibilang jurusan yang menciptakan entrepreneur pertanian atau wirausaha muda karena disini bisa dituntut untuk melaksanakan bisnis apa saja. Tetapi secara realnya Agribisnis bukan melulu tentang bisnis. Definisinya lebih luas, rumit dan kompleks. berdasarkan cerita aku paragraf sebelumnya, kalau 70%nya IPS ada 30% pelajaran IPA yang tidak kalah penting. Hal ini menunjukkan seorang Anak Agribisnis tidak hanya mengetahui tentang perekonomian(bisnis) pertanian saja, seperti hanya mengetahui menjualnya bagaimana?, menjualnya kesiapa?, produknya dari siapa? dan lain-lain. Aku akan menegaskan bukan seperti ini baiknya, Karena ini hanya mementingkan bagian hilir saja. Ada hilir tentu ada hulu kan?

Peran dari 30 % ini lah yang menjadi pengetahuan tentang Hulu pertanian, yaitu proses budidayanya dari benih atau bibit hingga menjadi tanaman menghasilkan. Setidaknya memiliki ilmu tentang hulu walaupun sedikit lebih menguntungkan dari pada tidak memiliki ilmu sama sekali. Jadi Agribisnis itu adalah suatu sistem dari hulu ke hilir yang terdiri dari subsistem pengadaan, subsistem usahatani, subsistem distribusi dan subsistem lembaga penunjang (Firdaus, 2015).

Suatu Hal yang kompleks bukan? itulah pertanian benar-benar kompleks. Pernahkah teman-teman melihat masalah pertanian? atau mendengar masalah pertanian? Jika dilihat dan diteliti masalah dalam bidang pertanian sangat banyak bukan? terutama dalam bidang penunjang. Salah satunya adalah buku (ini menurut aku ya). Buku yang pernah aku baca kebanyakan dari buku induknya, maksudnya bisa aku contohkan seperti ini buku ekonomi pertanian, buku ini membahas tentang ekonomi yang kadang kurang dimenegerti oleh kalangan pertanian sendiri. Aku penasaran apakah belum ada buku ekonomi pertanian yang berasal dari orang pertanian yang mudah dipahami dan dapat diaplikasikan dengan tepat di bidang pertanian??? semoga pertanyaan ini dapat terjawab dengan segera.

Selanjutnya, masalah pertanian yang sering aku dengar adalah kurangnya minat generasi muda untuk bertani sekalipun dia lulusan pertanian. Aku bisa berspekulasi disini, kenapa anak pertanian kurang tertarik dengan pertanian untuk masa depannya? salah satunya adalah tidak adanya mimpi yang besar karena melihat pertanian yang rendah (ini bisa kalian artikan dengan bahasa sendiri-sendiri). Kadang mimpipun perlu diajarkan bagaimana caranya, istilah kerennya untuk orang dewasa adalah motivasi. Secara garis besar di dunia perkuliahan aku merasa kuliah ini monoton dalam memberikan ilmu pengetahuan saja. Selain perkuliahan seharusnya ada bidang-bidang yang terlibat karena di dunia perkuliahan tidak hanya hubungan antara dosen dan mahasiswa, tetapi mahasiswa dengan mahasiswa baik yang senior dan junior.

Wah... pembicaraan di atas terlalu melenceng dari hal yang ingin aku ketahui lagi (hehehe). Aku yang sudah berada di ujung tonggak perjuanganpun masih mecari tau tentang fakultas pertanian yang aku masuki. Salah satu kasus yang aku temui begini...

Ada yang pernah baca novel? novel adalah buku yang berisikan cerita panjang tetapi menarik untuk dibaca, atau ada yang pernah baca komik? buku bergambar dan lain-lain? pernah tidak menanyakan apakah ada novel yang secara tidak langsung membahas tentang pertanian? atau ada tidak komik yang sedikit demi sedikit membahasa pertanian? atau adakah film yang menceritakan alur pertanian dengan cinemtografi yang terarah? Aku rasa ini sulit untuk dicari...

Begini teman-teman, aku pernah membaca novel sejarah. Apakah kalian pernah mendengar novel sejarah? setau aku sejarah itu cerita masa lalu yang dibukukan dan kebanyakan orang tidak suka membaca bukunya yang monoton. Tetapi ada sebuah novel yaitu novel sejarah dandidalamnya menggambarkan sebuah perjalanan sejarah yang menarik. Ibaratnya begini>> jika aku baca buku sejarah sampai tamat, belum tentu aku bisa menceritakan kembali kepada orang lain apa yang telah aku dapat (dengan sugesti awal buku sejarah itu membosankan). Jika aku baca novel sejarah karena disebut dengan novel, aku bisa menceritakan sejarah yang ada didalam novel tersebut. Dari sini terlihatkan perbedaan pembawaan buku juga mempengaruhi ingatan seseorang.

Dari hal ini aku menganalogikan dengan kasusnya pertanian. Apakah ada novel pertanian? apakah ada komik pertanian? apakah ada film pertanian? Sebenarnya sudah ada beberapa tentang film pertanian tapi masih bisa dihitung jari. Disini aku punya tatangan tersendiri untuk mewujudkan sebuah novel pertanian, komik pertanian, dan film pertanian. Sebelum anda-anda berpikir hal ini membosankan, coba pikirkan bagaimana membuatnya agar pembaca yang melihat atau mendengarkan tidak merasa bosan.

Misalnya seperti kasus yang aku rasakan. Aku paling suka membaca cerita dengan genre campur atau bisa dibilang ada tokoh perempuan dan laki-laki. Bisa dikatakan didalam buku tersebut aku bisa melihat karakter perempuan dan karakter laki-laki sebagai tokoh utama. Nah walaupun si penulis lebih menceritakan tentang mereka tetapi mengaitkan dengan pertanian misalnya seperti tanaman padi makin tumbuh makin merunduk dan dikaitkan dengan kehidupan tokoh, ini bisa menjadi bacaan yang menarik. Wah... ini khayalan ku saja, tapi berharap menemukan novel pertanian dimasa yang akan datang.

Seperti Kata Pepatah Minang
"Alam Takambang Jadi Guru"



Wassalam,
Chadell B

Tidak ada komentar:

Posting Komentar