Assalamu'alaikum wr.wb
Selamat siang semua pembaca blog icha... hari ini dan saat ini icha sedang melakukan perjalanan menuju yogyakarta bersama sahabat-sahabat kampus.
Seperti biasa tulisan ini akan membahas tentang judul blog ini "Bagaimana kamu memandang diri sendiri?" And kenapa icha membahasnya???, berikut jawabannya. Icha mendapat tantangan dari buku turm right untuk mengenali dan menggali diri sendiri, kemudian setelah hal tersebut dapat terjawab icha di bebaskan untuk mengapresiasikan hal ini ke dalam suatu karya baik itu tulisan,lisan, gambar, musik dan lainnya. Icha pun memilih menulis tantangan yang ada di buku tersebut di blog kesayangan ini. Hehehe
Bagaimana icha memandang diri sendiri??? Bagini pandangan ku terhadap diri ku. Icha sudah dibekali ilmu agama dari lama, berdasarkan yang icha pelajari dan pahami, icha adalah hamba Allah yang sudah memiliki takdir baik dan buruk. Takdir ini hanya Allah yang tahu, sedangkan icha selalu menjalani dari waktu ke waktu. Tugas icha adalah beribadah, tapi tidak sebatas ibadah wajib saja. Semua yang icha kerjakan dinilai ibadah asalkan berniat karena Allah ta'ala, termasuk perjalanan ini :).
Lebih dalam lagi sebagai hamba Allah yang sudah memiliki takdir, sepertinya icha bisa membaca takdir Icha dari.hal-hal yang Icha lakukan yang menjadi kebiasaan. Kebiasaan ini jika dikerjakan tidak memberatkan, tetapi kalau itu masih berat di awal Icha menyebutnya coba-coba. Icha sangat bersyukur ketika Icha dengan mudah menyelesaikan tantangam atau perintah dari orang-orang, sebutlah icha orang yang mau bekerja keras. Icha bisa memimpin dan bisa pula di pimpin karena icha sudah merasakan kedua hal ini. Icha easy going untuk pergi dan diajak kemana saja, asalkan tidak bentrok dengan hal yang sudah icha prioritaskan. Icha bisa mudah memulai percakapan dengan orang yang baru bertemu. Icha bisa memberikan imbalan yang setimpa ketika orang tersebut baik kepada icha. Segini cukup rasanya.
Buruknya icha suka terdistraksi dengan lingkungan sekitar, contoh besarnya adalah hp. Icha masih suka bermalas-malasan walaupun memiliki mimpi segudang. Kadang sifat keras hatinya icha tidak imbang dengan tindakannya icha. Terlalu mudah untuk melihat keatas dari pada ke bawah. Kadang juga di cap posessif kalau sudah dekat dengan orang. Seperti yang telah di jelaskan dalam al qur'an ke hidupan itu dua arah ada yang baik dan ada yang buruk. Dan icha memandang diri sendiri dari arah baik dan arah buruk.
Luas sekali icha ingin mengungkapkan diri sendiri karena icha sudah hidup 23 tahun dan dalam 5 tahun terakhir icha mulai bisa memaknai diri orang seperti apakah icha ini. Dari segi dunia pendidikan icha bukan tipe pencari nilai tapi lebih ke pengalaman. Karena nilai adalah evaluasi dari orang untuk memperbaiki diri sendiri.
Mungkin sedikit ini dulu, lebihnya dikesempatan lain icha akan melanjutkannya :)
Minggu, 27 Oktober 2019
Jumat, 04 Oktober 2019
Nekat memulai
Assalamu'alaikum semua...
Selamat petang hari
Hari ini icha ingin berbagi tulisan dengan rekan-rekan pembaca karena sudah lama sekali tidak menulis, terlebih teman-teman icha yang bertanya kenapa mulai jarang menulis. hehehe
Seperti biasa permasalahan yang akan dibahas dimulai dari judul "Nekat memulai" artinya icha sedang dalam melakukan sesuatu kegiatan dengan modal nekat dan coba-coba dari ichanya sendiri, sebut saja ini bisnis.
Alhamdulillah wa innalillah icha dapat tanggung jawab dari organisasi dalam mengoordinir dana usaha (danusan), alias mencari duit untuk kelangsungan acara. Apa saja yang icha lakukan sudah lumayan banyak berdasarkan pengalaman-pengalaman danusan sebelumnya.
Karena sebuah bisnis harus memiliki modal, tidak pikir panjang Icha menjamin dengan uang jajan bulanan. Saat itu icha berdalih toh duit modal ini akan kembali paling tidak sebulan setelahnya. Jauh diluar dugaan lingkungan tidak mendukung apa yang icha jual. peminatpun sedikit jadi Icha harus lebih sabar menunggu modal ini kembali ke kantong sendiri.
Sudah tidak memiliki duit lagi, Icha mencari cara lain untuk mendapatkan uang makan. Kalau minta ke mama takut, soalnya masih ada utang hehehe. Akhirnya icha berinisiatif meminjam uang Om untuk modal menjual buah-buahan. Sistemnya open pre-order lalu dikirimkan uangnya dan Icha anatarkan barangnya. Tidak sia-sia hanya modal 1,2jt icha dapat untung 40%nya. Alhamdulillah untuk makan 2 minggu sebelum awal bulan tiba.
Sekarang saat uang modal sudah di kembalikan dan berharap uang modal dari dana yang Icha talangkan untuk organisasi kembali ternyata tidak sesuai harapan. Sudah ada yang memberikan beberapa tetapi untuk kesenangan yang pernah icha lakukan sebelumnya benar-benar terhambat.
Apa saja yang ingin icha lakukan? icha lebih mikir dua kali untuk bermain ke mall, mengurangi yang namanya nongkrong di Cafe, serta menunda dengan sangat hal-hal yang ingin icha beli. Apa yang seharusnya dibeli? itu benda-benda penunjang produktifitas seorang icha seperti speaker, mainan, buku dan lainnya. menurut kalian memang sepele, tapi setidaknya icha punya benda-benda pendukung tersebut.
cerita icha yang bagian tengah harus kalian ambil hikmahnya, dimana arti nekat memulai yang lainnya juga memiliki arti yang berbeda. karena bisnis tidak ada yang sustainabel tapi tergantung ikhtiar orang yang menjalan kannya. :)
Salam semangat
Selamat petang hari
Hari ini icha ingin berbagi tulisan dengan rekan-rekan pembaca karena sudah lama sekali tidak menulis, terlebih teman-teman icha yang bertanya kenapa mulai jarang menulis. hehehe
Seperti biasa permasalahan yang akan dibahas dimulai dari judul "Nekat memulai" artinya icha sedang dalam melakukan sesuatu kegiatan dengan modal nekat dan coba-coba dari ichanya sendiri, sebut saja ini bisnis.
Alhamdulillah wa innalillah icha dapat tanggung jawab dari organisasi dalam mengoordinir dana usaha (danusan), alias mencari duit untuk kelangsungan acara. Apa saja yang icha lakukan sudah lumayan banyak berdasarkan pengalaman-pengalaman danusan sebelumnya.
Karena sebuah bisnis harus memiliki modal, tidak pikir panjang Icha menjamin dengan uang jajan bulanan. Saat itu icha berdalih toh duit modal ini akan kembali paling tidak sebulan setelahnya. Jauh diluar dugaan lingkungan tidak mendukung apa yang icha jual. peminatpun sedikit jadi Icha harus lebih sabar menunggu modal ini kembali ke kantong sendiri.
Sudah tidak memiliki duit lagi, Icha mencari cara lain untuk mendapatkan uang makan. Kalau minta ke mama takut, soalnya masih ada utang hehehe. Akhirnya icha berinisiatif meminjam uang Om untuk modal menjual buah-buahan. Sistemnya open pre-order lalu dikirimkan uangnya dan Icha anatarkan barangnya. Tidak sia-sia hanya modal 1,2jt icha dapat untung 40%nya. Alhamdulillah untuk makan 2 minggu sebelum awal bulan tiba.
Sekarang saat uang modal sudah di kembalikan dan berharap uang modal dari dana yang Icha talangkan untuk organisasi kembali ternyata tidak sesuai harapan. Sudah ada yang memberikan beberapa tetapi untuk kesenangan yang pernah icha lakukan sebelumnya benar-benar terhambat.
Apa saja yang ingin icha lakukan? icha lebih mikir dua kali untuk bermain ke mall, mengurangi yang namanya nongkrong di Cafe, serta menunda dengan sangat hal-hal yang ingin icha beli. Apa yang seharusnya dibeli? itu benda-benda penunjang produktifitas seorang icha seperti speaker, mainan, buku dan lainnya. menurut kalian memang sepele, tapi setidaknya icha punya benda-benda pendukung tersebut.
cerita icha yang bagian tengah harus kalian ambil hikmahnya, dimana arti nekat memulai yang lainnya juga memiliki arti yang berbeda. karena bisnis tidak ada yang sustainabel tapi tergantung ikhtiar orang yang menjalan kannya. :)
Salam semangat
Langganan:
Postingan (Atom)