Jumat, 28 Desember 2018

Sungkan

Assalamu'alaikum wr wb
Selamat malam and salam sejahtera !!!

Icha menulis karena butuh tempat mengadu. Icha memang suka bercerita melalui komunikasi tapi untuk saat ini Icha belum menemukan orang yang tepat menyampaikan keluh kesah seorang Icha.

Sebelumnya kalau kalian belum tau Icha, Icha adalah anak tunggal dari orang tua yang tunggal. Negatif memang tapi ya begitu adanya. Tapi mama sama papa Icha masih ada ko :).

Icha suka banget main, apalagi main ke luar kota. Icha banget tuh. Temen aja yang ngajakin main icha mau masa keluarga sendiri ngajakin main ga mau? Ya engga la kan... 

Sekarang Icha di yogya, kota yang penuh cerita. Bertepatan sekarang adalah minggu minggu akhir desember alias bulan tua. Disini Icha punya masalah di keuangan desember.

Awalnya Icha berfikir dg alokasi dan yg dikasih mama 1 bulan cukup untuk ngapa ngapain aja. Icha ngelakuin diet mayo alias katering, dan itu membuat pengeluaran Icha menjadi sedikit. Awal bulan desember ini Icha juga ke Yogya dengan temen temen dan ngehabisin beberapa duit yg udah Icha patok.

Kemudian icha UAS, trus sekarang libur deh... Nah permasalahan disini adalah ternyata uang Icha benar-benar habis gegara ngebayar tiket kereta 2x lipat pulang pergi. Icha main ke yogya sama keluarga alias adiknya mama icha, istri dan anaknya. Senang karena Icha bisa explore keliling yogya.

Besok Icha mau balik nih ke nagor. Kepikiran pengen beli oleh oleh tapi kantong Icha bener-bener kosong. Lah kamu tinggal minta ke o2m adiknya mama bisa kan? Itu Lah masalah dari diri Icha sendiri.

Icha tau mereka orang yang berkecukupan tapi ke papa aja ga berani minta. Apa lagi ke om, sedih itu icha ga bisa beli oleh oleh dan apapun itu dr yogya pake duit sendiri. Belum lagi orang orang terdekat yang minta oleh oleh. Ya lord gimana ya ngejelasin kalau icha tu main bisa tapi kere. Nekad kan :)

Kemaren aja naik kereta cuma ada 20ribuan di dompet, itu pun bisa buat bayar ojek online ke penginapan. Singkat cerita karena Icha orangnya ga bisa minta minta ke orang yang punya tanggungan perihal duit, jadi om icha ngasihin uang jajan. Alhamdulillah berkah di pagi hari.

Awalnya mikir kalau pergi sama keluarga dan kita ga punya duit, ga masalah kan karena semua perjalanan di yogya dan makan mereka yang bayarin. Tapi tetep aja harus megang duit sedikit kitanya buat belanja untuk keperluan sendiri. Meskipun dia ngasih ga menutupi uang penginapan dan kereta yang penting ada buat beli makan nanti :)

Udah segitu aja curhatnya. Dari anak yang biasanya megang duit kemana mana dan sekarang lagi kere kerenya. Yang biasanya minta ke ortu yang sekarang ga bisa minta seenaknya takut jatah bulan depan berkurang. Yang biasanya masa bodoh sama duit yang sekarang pengen nangis ngedenger kata duit.

Terimakasih
And...
Assalamu'alaikum wr wb


Selasa, 25 Desember 2018

Memahami Orang

Assalamu'alaikum wr wb
Selamat siang, salam sejahtera untuk pembaca.

Hari ini Icha sedang di kereta perjalanan ke Yogyakarta. Entah mengapa dada ini begitu sesak untuk meluapkan semua emosi, entahlah mungkin Icha baru menyadari sisi melankolis Icha yang kurang baik disini. 

Apa ceritanya Cha? Ini adalaha tentang seseorang atau memahami manusia. Yak, tidak dipungkiri ini begitu rumit. Padahal awalnya ini adalah hal yang menyenangkan yang mengembalikan semangat serta menambah pengetahuan.

Apa masalahnya Cha? Masalahnya adalah setiap orang ingin dimengerti satu sama lain, tidak ingin disakiti, ingin di dengar dan lain-lainnya. Semuanya adalah positif, iyaps positif untuk diri sendiri menurut Icha. Semakin kalian banyak bergaul semakin banyak sudut pandang yang bisa kalian tangkep. Itu terjadi di Icha saat ini.

Icha haus akan cerita dari orang-orang. Siapa orang-orangnya? Mereka adalah yang memiliki hubungan dengan apa yang Icha kerjakan. Baik itu pengalaman mereka, kisah mereka, hubungan mereka, serta pandangan mereka akan suatu hal.

Kenapa? Baper ya? Icha ingin menilai orang-orang terdekat Icha dan yang terjadi di lingkungan Icha. Bisakah semua orang mengetahui akan pentingnya hak asasi manusia? Bisakah orang mengerti ketika orang yang tidak ada daya sedikitpun perlu di dengar. Halusnya lagi seseorang yang mengikuti kepanitiaan dan kerjanya hanya sebelum kegiatan sedangkan hari h nya anak ini tidak bisa mengikuti kegiatan tersebut. Bisakah aspirasi atau masukan anak ini diterima dahulu?

Icha bermaksud untuk menanyakan adakah orang lain yang lebih kompeten dari si B? Kepada si A, mungkin si A tidak mengerti maksud Icha. Dengan menjawab tidak semudah itu mengganti orang orang Cha. Oke dia sudah salah mengerti.

Tidakkah si A punya keingin tahuan kenapa icha mengutarakan itu? Icha mendengar dari orang karena si B benar-benar tidak niat untuk melakukan pekerjaan tersebut. Akhirnya jadilah orangnya moodian. Itu yg Icha denger dari orang lain tentang si B. Sebelum Icha mendengar dari orang lain, Icha bertemu dengan si B yang menceritakan masalahnya. Dia tidak menceritakan to de point tentang perasaan dia, tapi icha melihat raut ketidaksukaan akan hal yang sedang dia kerjakan. Setalah itu, Icha merasa tidak ada gunanya untuk berdebat di sosial media dengan si A tentang pendapat Icha. Toh mereka yang menjalani :), Icha hanya pendengar hasil kegiatan mereka saja. sudah itu saja posisi Icha nanti.

Lebih sulit mengarahkan manusia untuk masuk ke rumah dari pada memasukan ayam ke kandang

Selasa, 11 Desember 2018

Dadakan Ke Yogyakarta

Assalamu'alaikum semua.....
Selamat sore...
dan Salam Sejahtera.

Tumben banget yaaa, Icha ngeBlog Sore hari.. Biasanya malaman nih :)
Ga kenapa napa ko... sebelum cerita perjalanan Icha ini jadi dingin, makanya pengen cepet cepet aja nyeritainnya.

Ini adalah pengalaman Icha dan 2 temen Icha ke Yogyakarta yaitu Tio dan Zhaqia, dengan tema meliburkan diri.Domisili kita saat ini adalah Jatinangor dan kita berangkat ke Yogyakarta hari jum'at malem sekitar jam 8 lewatan. dengan merogoh kocek naik bus Rp 125 K. Setelah perjalanan yang berlika liku dan bermacet macet ria, akhirnya kita nyampe Yogyakarta sekitar jam 6 lewatan. Ya.... lebih kurang 10 jam perjalanan lah kalau menggunakan bus. Kita naik bus Bandung Express yaps

Ini nih udah masuk hari sabtu kan, kita singgah dulu ke indomaret buat mencari pengganjal perut dan air biasa dan air yang lain. Hmmm ngerti sendirilah maksud air yang lain apa hehehehe. Selanjutnya kita menghubungi temennya Tio buat drop barang dan bakal jadi tempat nginep kami yang cewe semalem. Nyampe kosannya dia sebut saja Ika, kita beres-beres dan mandi trus langsung CAWWWW melalang buana.

Tujuan pertama kami adalah Taman Sari menggunakan TJ (Trans Jogja) dengan kocek Rp 3,5K. Nyampe pemberhentian akhir kita berjalan cukup jauh menuju taman sari. Nah disana jalan menuju tujuan utama kita yaitu kolam pemandian agak berlika liku karena berada diantara pemukiman warga. Biaya masuk ke Taman Sari sekarang masih tetap 5K perorang dan biaya kamera 3K kalau bawa kamera yaps... Udah ada yang bete nih sebelum nyampe kolamnya taman sari, tapi cuaca lagi emang panas-panasnya gerah banget.. sampe hayati lelah.

Cukup berfoto-foto ria di taman sari kita melanjutkan ke malioboro dengan Grab, karena kita ber4 ya biayanya bagi 4 ehehehe. Aman dan ramah kantong :). Sampai di malioboro kita lapar dan itu udah siang hari loh. Kata mbah google, Ga afdol kalo belum nyobain Pecel yang ada di depan pasar Beringharjo. Okkay Kita mengisi Si perut dengan pecel yang harganya 10K aja. Beres makan kita jalan sepanjang jalanan Malioboro sembari menunggu temen yang kuliah di UGM. Kenapa kita kenal? karena takdir mempertemukan kami... ciya ile.

Setelah kita semua ngumpul kita memutuskan ke Museum Vredenburg, sembari mempelajari sejarah. Kalau kalian suka sejarah ini kota yang tepat deh buat dikunjungi. Tour Guide kita ada Mba Vina dan Mba Dino. Kesimpulannya adalah benar-benar kota sejarah yahh.. Kalau yang cewe ngga afdol kalo ngga foto, ehhh sebelumnya kalo mau masuk beli tiket dulu yaaa 3K aja ko.. Berfoto, Bermain, Membaca, Sholat dan lain lain kita habiskan waktu disana sampai sore hari. Ada planing yang gagal nih hehehehe dan kita merencanakan ke pengger tapi belum jadi karena menimbang-nimbang perjalanan dan keuangan.

Selanjutnya kita ke titik Nol kilometer yang aku sendiri ga tau apa artinya berfoto hingga menunggu grab, karena musim liburan jadi banyak anak kecil yang liburan ke malioboro pake baju yang sama kan lucu.... dan ada juga yang melakukan orasi menyuarakan isi hati dan pemikirannya, benar-benar kota pelajar emang. Grab kita dateng nih, kita menuju Raminten. Helooo siapa yang ga tau raminten? itu loh tempat makan yang kelihatannya mahal tapi syukur Alhamdulillah sesuai dengan kantong mahasiswa. Menunya beragam dan tempatnya UNIK... Nanti kalian disambut dengan wangi-wangian kembang hehehehee. Kita juga kedatengan teman nih disini namanya Mas Gilang, temen kita yang dari UGM juga..

Beres dari situ perut ini ga ada kenyang-kenyangnya kita melambung ke gelato, tempat yang menjual berbagai aneka rasa eskrim. Kita juga kedatengan temen Tio nih disini namanya Nikson, sembari bercerita bermain undercover dan tidak lupa poto-poto. Harganya bermacam-macam, kalau kita ngambil yang kecil dengan kocek 20K aja. nah nah nah tak berhenti disitu kita langsung menuju tugu. Dimana disana adalah surganya angkringan. Kita makan lagi dan kalau kesana jangan lupa beli kopi Jos yap.. Ituloh kopi yang ada belerangnya :) bukan kopi sianida tapi #lol. Beres dari situ kita pulang deh dan ga kerasa udah jam 12. Perjalanan kami bertiga ditutup untuk Istirahat.

Hari Minggu, kita berangkat ke SunMor. Apakah itu? Sunday Morning yang ada di UGM. Seperti apakah itu kalau di bayangin seperti Paun (Pasar Unpad). Berjalan jalan dan melihat lihat dan mebeli mebeli. Selesai disana kita bertemu temennya Tio lagi yang lain wkwkwkw namanya Girli. Akhirnya kita mencoba makan ditempat mahasiswa makan biasanya. dan alamak... makan disana murah banget at least tempatnya juga ga pernah sepi sih itu berada di samping UGM deket kosan temen kita itu.

Kayanya sampe disini deh ceritanya, sebagai penutup kita beli oleh-oleh yaitu bakpia yang MasyaAllah terkenalnya trus kita pulang. Kita pulang pake kereta api dengan kocek 88K jam 6.15 dihari itu juga yaitu hari minggu. Sebelum pulang Icha sempet ketemu sama temen SD yang lagi kuliah di Yogyakarta. So.... Perjalanan ini tidak sekedar jalan-jalan biasa, kami menikmati setiap lika likunya, kami menciptakan relasi. Itu kehidupan yang harus dibangun dengan memperbanyak relasi. Dimanapun dan Kapanpun bersama Siapapun.

Perjalanan ini sangat indah dengan kehadiran kalian guys...
Thanks for Your Time and Nice to meet you ;)

Salamm hangat....
Blozzue