Senin, 14 Januari 2019

Oleh oleh

Assalamu'alaikum semua...
Seperti biasa, icha bakal cerita disini kalau ada masalah. Atau tragedi atau apa yang lagi icha pikirin. Hmmm. Akan kah kalian tertarik membaca? It's no problem for me.

What's that? Nah berdasarkan judul gue bakalan bahas tentang oleh-oleh. Tidak dibawa segan, dibawa berat dan mahal hahahaha. At least karena gue masih kuliah makanya terasa berat. Tapi ini sebuah pride bagi keluarga gue, kalau gue pulang bawa sesuatu.

Gue sih have fun aja bawa oleh olehnya asalkan dompet gue masih ada isi. Yang berat itu adalah ketika pengeluaran lagi banyak banyaknya dan saatnya gue untuk pulang kampung. Disini PR sejati yang gue rasain gimana cara mengalokasikan duit biar gue tetep bawa oleh oleh pulang untuk orang tercinta. Resikonya nyampe gue di kampung tabungan gue bener bener ga ada. Untung aja masih ada orang tua jadi makan ya tinggal makan, tidur ya tinggal tidur.

Ada yang bilang sih, ga usah repot repot bawa oleh oleh kan masih kuliah. Ya lord apa lah arti basa basi kalau ini sebuah rasa sungkan karena mereka keluarga kita. Boleh lah gue jauh dari rumah tapi ada tidak akan gue lupakan baik itu "raso pareso malu jo sopan" itu ungkapan minang.

Sepertinya segitu dulu deh...
Semoga ada yang tergugah buat coment atas pendapat gue..

See ya
Blozzue...