Kamis, 06 Oktober 2022

Rindu Menulis Kisah

Assalamu'alaikum wr.wb

Hallo Hallo hai pembaca blog chadell blozzue...
Sudah lama tidak menulis rasanya, begitu yang aku rasakan saat ini.

Bukan "Tumben" sih... baru kesampaian lagi aja.

Jadi mau cerita apa nih sekarang?
Aku mau cerita apa aja yang lagi terjadi saat ini, dan semua about me ya... kenapa hiatus selama 2 tahun dari blogger dan tiba-tiba kembali menulis di bloger lagi.

Saat ini alhamdulillah wa innalillah aku di amanahi menjadi guru di salah satu sekolah tinggi swasta di kampung halaman ku. Alhamdulillahnya masih satu jalur dengan jurusan saat aku kuliah. itu adalah keberkahan tersendiri bagiku karna masih make prinsip sedari kuliah dulu, untuk jadi orang yang berguna di kampung dan satu jalur dengan bidang agribisnis yang aku ambil.

Sejak sosial media berkembang, kadang aku terlalu naif hanya menggunakan satu platfrom dalam mengembangkan diri. 
Awalnya aku pengguna aktif dari faceb**k sejak SMP, dulu sih iseng dan sangat tertarik mencoba hal baru sampe upload foto-foto dan sekarang memang jadi memorabel banget. 
Kemudian aku dikenalkan dengan blogger, aku bisa nulis cerita yang lagi berkeliaran di otakku dan menyalurkannya lewat tulisa. Ini jadi kenangan banget tulisan-tulisannya, ternyata aku pernah bikin tulisan itu ya... sejak SMA sampe sekarang dan nanti InsyaAllah.
Lalu aku juga aktif dalam Instagr*m mulai dari lulus SMA sampai sekarang juga, share foto-foto dan cerita perjalanan dengan niat sebagai kenang-kenangan aja nanti saat gabut bisa dilihat lagi kan. 
Kemudian aku dikenalkan dengan podcast waktu kuliah oleh temanku winda, dia ngajak aku bercengkrama sambil direkam membahas suatu topik berdasarkan pandangan pribadi. waktu itu aku kami make yang namanya soundcl*ud. Sampe sekarang sih aku masih sering bikin podcast tapi belum ada yang di bagikan lagi... tunggu waktunya ya... 

Anyway... Kenapa sih ngeblog lagi?
Jadi gini aku ngerasa ada yang harus aku share, tidak ke teman langsung, tidak ke orang tua langsung, dan tidak melalui cerita dari mulut langsung. biasalah kalau cerita pake suara itu apalagi CURCOL kadang suka kemana mana aja perginya. Jadi aku putusin buat ngeblog lagi biar bisa menyuarakan isi kepalaku dalam diam. Loh? bukannya lu punya podcast juga??. Bener banget, bagi ku blog itu sebagai tempat aduan yang sifatnya individu dan memang dari opini aku semua. karna tulisan dalam blog ku ini, memang hasil pemikiran ku sendiri sih. kalau podcast itu aku gunakan sebagai ajang bertukar sudut pandang. Lebih tepatnya sebagai wadah perekam hasil obrolan aku dengan orang lain terkait suatu topik/ masalah/ bahasan yang lagi hangat.

Jadi, sekarang mau cerita apa nih?
Selamat membaca...

Saat ini aku sudah berusia 26 tahun, sebagai perempuan memang sudah usia dewasa dalam segala hal. termasuk memikirkan ibadah panjang alias menikah. aku tidak memungkiri itu, dan memang aku ada kepikiran kesana. uniknya... Allah memberiku jodoh pekerjaan, melalui undangan anak kakek ku untuk mengajar. boleh dikatakan jodoh itu bisa dalam apapunkan... bukan berarti seseorang saja kan?? tapi disini ada yang unik juga. Aku bertemu dengan teman-teman baru, orang-orang baru, dan lingkungan yang baru. Aku bahagia ketika tidak ada kepalsuan di dalamnya, saling mengajarkan hal-hal yang tidak diketahui dan penuh canda. Ga di pungkiri kalau aku suka dengan suasana kerja yang tidak terlalu menekan, ada canda/lawakannya, dan ada keseriusannya juga. Jadi aku menemukan zona nyaman di sekolah ini.

Aku punya teman dekat mulai dari sekolah ini, yang awalnya hanya chatingan membahas urusan sekolah. lambat laun jadi membahas hal-hal diluarnya. sampai terjadi percakapan intens lewat chatt maupun telpon, aneh menurut ku. benar-benar aneh, kenapa? karena hal yang kurang wajar padahal di sekolah bertemu kenapa harus chattingan setiap pulang sekolah dan telponan setiap malam hanya membahas kejadian yang terjadi di sekolah tadi. Aku tau disana tersirat suatu rasa yang TIDAK akan aku sebutkan. Akhirnya kami menjadi dekat satu sama lain. tapi untuk ku dia hanya sebagai teman saat ini. Apa salahnya mempertahankan posisi sebagai teman saja. Aku punya prinsip, dan prinsip itu hampir goyah ketika aku merasa nyaman. dan aku kembali pada prinsip tersebut, kalau belum saatnya untuk membuka pintu gerbang melihat kondisi ku yang masih belum memiliki persiapan apa-apa.

Oke guys... aku bukan mempermasalahkan kalian yang gampang membuka hati untuk siapapun yang bisa membuat kalian nyaman, tapi Chadell adalah chadell. Mungkin kalau kalian mendengar ceritaku langsung, akan ada sanggahan tipe lu ketinggian!. bukan masalah tipe, tapi masalah kehidupan kedepan yang akan ditempuh dengan mempertimbangkan segala aspek. mulai dari kepribadian, keluarga, ekonomi, dan komitmen. sebenernya sih aku masih muluk-muluk juga dalam hal tersebut. Ketika dia punya aspek yang lebih tinggi dari aku setangga, why not untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Tapi ketika posisi kita masih setara apalagi dalam hal kepribadian (you must learn). Laki-laki yang berumur di atas akupun belum tentu dewasa dalam pemikirannya, jadi jangan salahkan aku kalau aku nyari yang bisa menyeimbangkan dan benar-benar bisa membimbingku nanti ya :) ...

Untuk kawan ku, entahlah apa yang membuat mu nyaman ketika bersamaku, entahlah apa yang membuatmu kepikiran tentang ku, entahlah apa yang membuat mu begitu memperhatikanku... semuanya hanya dugaan-dugaan ku saja, jadi aku sedang bersikap bodo amat saat ini. karna aku takut menjadi beban bagimu, salahku mengajakmu pergi melakukan perjalanan jauh. memang salahku hingga membuatmu menaruh harapan lagi untuk ku. tapi untuk saat ini aku belum bisa membuka gerbang tersebut. dan akan ku buka ketika waktunya sudah pas. mungkin saja untukmu atau untuk orang lain. Karna permainan rasa, bukan main-main ketika aku sudah memutuskan untuk ke perjalanan Ibadah terpanjang ku.

Maaf,

Chadell Blozzue

Tidak ada komentar:

Posting Komentar