Rabu, 06 September 2017

berawal dari mimpi yang receh

Halo
Assalamualaikum semua...

Hari ini gue bakal bercerita sedikit tentang apa yang sudah gue rasakan tentang mimpi.
Kata bung karno bermimpilah sampai ke ujung langit karena kalau jatuh kamu tidak akan jatuh langsung ke dasar tapi ke awan awan terlebih dahulu. ya.... ya... ya.. boleh lah gue pakai ini kata.

Dulu ketika gue masih mahasiswa baru, gue benar-benar ga ngerti dengan namanya kuliah itu ngapain? trus kenapa harus ada ospek? kenapa harus ada norma? dan kenapa-kenapa lainnya. Gue hanya menjalankan kegiatan kuliah dengan motivasi semangat mendapatkan hal yang baru. Berjalannya waktu saat gue masih maba (mahasiswa baru), dan sedang hangat-hangatnya PAB singkatan dari Penerimaan Anggota Baru kalo ga salah. kayanya gue salah deh lupa apa kependekannya ehehheeh karena gue tipikal orang yang rada pelupa dan bego. piss!!!

Jadi PAB disini semacam mabim di fakultas gue, fakultas gue itu pertanian. pertanian dimana? ya pertanian di Jatinangor. dan setelah gue sebut nangor masa ga tau sih gue kuliah dimana? yapss sekarang gue sedang berkuliah di UNPAD jurusan Agribisnis fakultas pertanian tahun 2016 dan sekarang baru semester 3. Bercerita tentang PAB waktu itu gue cuma memperhatikan orang-orang yang hebat di undang sebagai pembicara di depan maba. Singkatnya gue mulai memperhatikan dan memikirkan, kenapa sih biodata pembicara itu banyak sekali embel-embel dibawahnya? ha... embel-embel maksudanya? maksud gue pengalaman mereka baik itu lomba, kepanitiaan yang diikuti, kegiatan luar yang diikuti dan lain-lain. Akhirnya gue kepikiran nih, asik juga ya kalau kita jadi pembicara di depan orang banyak ya... itu pertama, wahh asyik juga yaa kalau kita punya banyak pengalaman... itu yang kedua, karena bosen ngikutin dan merhatiin orang mulu gue mikir yang ketiga. Asyik juga yaa nyobain hal yang baru, tiba-tiba kita beruntung dan menjadi dikenal trus terkenal.

Gue juga di ajarkan untuk mengenal orang lebih dekat saat maba ini, mulai dari teman-teman gue kemudian fasil-fasil sampai ke panitia PAB karena ada tugas minta tanda tangan gitu... yaaa lumayan lah ada kating yang tau gue yang menyebabkan temen-temen deket gue rada iri wkwkwkwkwk efek suka ngobrol ga ada salahnya yaa :). Nah mimpi gue untuk dikenal orang gue mulai dari situ. Selanjutnya iseng-iseng gue ikutin seminar-seminar dan akhirnya gue ikutan program kreatifitas mahasiswa (PKM) awalnya gue benar-benar ga ngerti padahal yang ngejelasih dosen loh. Akhirnya gue memutuskan ikut dan mengajukan proposal ini ketika dosen kewirausahaan mengiming-imingkan tugas akhir dengan pembuatan PKM dan siapa yang lolos proposalnya dan didanai bakal dapat A dari bapak tersebut.

Alhamdulillah wa innalillah judul proposal yang gue ajukan didanai oleh dikti. coy.... bayangin bocah ingusan yang baru masuk kuliah tiba-tiba idenya keterima dan dibayarin. itu senengnya luar biasa, luar biasanya karena gue ngerasa kerja keras ini ga bakal sia-sia kalau kita mengerjakan sunggu-sungguh. Begadang didepan laptop, nungguin hasil kerja teman, nungguin kabar dari dosen itu butuh kesabaran dan tawaqal. Gue lebih menekankan kepada lo lo pada yang bermimpi tinggi intinya sihh tawaqal. Karena itu worthed banget buat gue kemaren itu. Intinya setiap kita punya masalah kita serahkan kepada Allah, kita curhatnya ke Allah. Trus walopun kita udah melaksanakan kewajibannya kita juga mengimbanginya dengan sunatnya. Pikiran pikiran buruk sebaiknya disingkirin karena menurut gue ga ada gunanaya dan buang-buang waktu. Kemaren itu gue termasuk orang yang bersyukur banget karena gue always inget kata-kata "kerja keras akan membuahkan hasil yang sepadan". Alhamdulillah dan sujud syukur gue kepada Allah kata-kata itu benar.

Gue orangnya ga alim-alim banget ko, tapi gue mengetahuilah dan dulu gue pernah diajarkan seperti itulah. Iman gue masih 1/4 tiang euy. hahaha gue cuma bisa tertawa padahal hati gue menangis. Ujian keimanan itu benar benar nyata sob. Ketika mimpi lo itu terwujud kadang lo lalai dengan definisi tawaqal yang lo pegang. Kalau jalan gue dimudahkan ini karena teman-teman gue yang berkontribusi dalam kegiatan ini. lah boro-boro boy, bukannya gue malah enjoy dengan apa yang gue kerjakan malah ketiban pikiran. Gue ga mau menyalahkan teman-teman gue, setelah gue intropeksi diri kesalahan emang di gue sedikit demi sedikit gue mulai lupa curhat kepada Allah yang seharusnya tempat gue mengadu. malah gue cerita ke orang sana sini yang hanya memberikan omongan-omongan doang. entah itu mereka mengerti apa yang kita rasakan atau kah cuma ingin mendegarkan saja.

Balik lagi ke mimpi gue yang receh yaitu pengen dikenal orang atau terkenal ternyata sedikit demi sedikit mimpi itu menjadi kenyataan. Ketika guemau berusaha baik langsung maupun tidak langsung. karena hidup kita yang ngejalanin masing-masing dengan gaya masing-masing dan arah masing-masing. Begitu yang dapat gue sampaikan tentang mimpi gue.

So.... Jangan pernah ga bermimpi ya guys.... karena mimpi yang receh itu bisa jadi kenyataan loh :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar